Ulasan Tentang Buku Ringkasan
Kehidupan Seorang Insan, Pikiran 91 :
Buku
ini terdiri dari 2 bagian, bagian depan “Pikiran 91” adalah antologi puisi yang
merupakan luapan perasaan terhadap asa, cinta dan retorika negeri mimpi.
Kumpulan-kumpulan puisi yang mencurahkan kesedihan, kekecewaan & harapan
mampu menghanyutkan pembaca kedalam lembah perasaan yang dalam. Bagian belakang
“Narit 91” merupakan cerita tentang asa, cinta & tujuan yang mengisahkan
perjuangan hidup seorang pemuda. Bermula kisahnya dari seorang pengembala lembu
hingga menjadi mahasiswa yang meretas asa pada Perguruan Tinggi Swasta.
Ujian
hidup, tekanan perasaan terkadang membuatnya drop out. Namun sebuah pengajaran
berharga dalam hidup ia temukan ketika menempuh pendidikan. Ia belajar dari
kehidupan tentang bagaimana melepas diri dari pengaruh buruk pikiran hingga
dirinya menemukan jati diri, tujuan hidup & persahabatan. Kisah hidupnya
memberikan pelajaran yang sangat berharga yaitu bagaimana memanajemen pikiran
sehingga dirinya tidak dikuasai oleh keterpurukan. Beranjak menemukan jati
diri, ia terjebak dalam asmara sesaat dan kembali terpuruk oleh keadaan.
Akankah ia bangkit kembali untuk meretas asa?. Semua tergantung dengan asupan
dari pikiran.
“Kalah
oleh pikiran sendiri adalah bentuk dari kebodohan dan wujud dari miskinnya
pengetahuan. Perasaan adalah anugerah yang paling indah dalam hidup. Kehidupan
adalah jalan cerita yang tidak bisa ditebak tetapi masa lalu bisa dijadikan
kenangan, karena menanti terwujudnya impian bermula pada apa yang telah dipersiapkan".
Filosofi Hidup Muraz Riksi
Jangan biarkan hidupmu diatur oleh pikiranmu
Tapi buatlah dirimu yang mengatur pikiran untuk hidupmu.
2. Jangan menjadi kertas buat ditulis catatan orang lain
Tapi jadilah kertas dengan catatan yang bermanfaat bagi orang lain.
3. Jangan menjadi pena untuk tulisan orang
Tapi jadilah tulisan untuk pena orang.
4. Punya karya di masa muda adalah kebanggan di masa tua.

0 Response to "Resensi Buku "Ringkasan Kehidupan Seorang Insan, Pikiran 91""
Posting Komentar