Kisah Malaikat jibril
A. Nama Malaikat Jibril
Siapa tidak kenal dengan malaikat Jibril, malaikat jibril
Yaitu salah satu Malaikat dari tiga malaikat yang yang tertulis dalam
Al-Qur’an. Nama Malaikat Jibril Termaktub dalam Al Quran pada surat Al Baqarah
ayat 97-98 dan pada surat At Tahrim ayat 4. Di dalam agama samawi malaikat
Jibril di percayakan sebagai Pemimpin segala malaikat yang memiliki tugas
menyampaikan wahyu kepada para nabi dan rasul.
Nama Malaikat jibril muncul pada kitab-kitab samawi
seperti Taurat, Zabur, Injil, dan Al Qur’an. Jibril juga memiliki beberapa nama
lainya atau bisa disebut juga beberapa julukan misalnya seperti nama Ruh Al
Amin, Ruh Al Quds (Roh Kudus), Ar Ruh Al-Amin dan beberapa lainnya.
B.
Bentuk Fisik dan ukuran Malaikat jibril
Dalam riwayat nabi Muhammad SAW. Dijelaskan tentang
bentuk fisik Malaikat Jibril serta ukurannya seperti ketika beliau meyampaikan
wahyu kepada nabi Muhammad SAW. Untuk yang kedua kalinya, nabi Muhammad Saw.
Meminta untuk melihat ataupun berjumpa dengan Malaikat Jibril agar bisa melihat
wujud asli malaikat jibril yang asli tanpa menyamar sebagai siapapun atau
apapun. Dimana pada waktu yang lain nabi muhammad melihat malaikat jibril dalam
rupa dan bentuk seorang manusia biasa.
Bentuk Malaikat Jibril
terlihat wujud nampak enam ratus sayap antara masyrik dan magrib atau dalam
bahasa lain barat dan timur. Dan malaikata jibril mengenakan pakaian
kebesarannya yang berwarna putih laksana mutiara laut yang larut dengan keindahan yang begitu menawan dan rupawan, dan dengan kekuatan
yang dashat serat penuh dengan mukjizat.
Seperti
yang tercantum dalam sebuah Hadist yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Mas’ud,
bahwasanya ia berkata : “Rasulullah Shallahu alaihi wassalam pernah melihat
malaikat Jibril dalam bentuk yang sesungguhnya, Ia memiliki 600 sayap,
masing-masing sayapnya menutupi cakrawala dan Setiap sayapnya keluar
berwarna-warni mutiara dan yaqut” Hadist ini telah di tashih oleh Ibnu Katsir
dengan isnad jayid (bagus).
Dalam
hadist lain dengan isnad Sahih seperti yang disebutkan dalam Sunan Tarmidzi
bahwa Rasulullah SWT bersabda perihal bentuk dan ukuran malaikat Jibril
“Aku
melihatnya (malaikat Jibril) turun dari langit dan besarnya malaikat jibril
Menutupi Ruang dan langit dan bumi”
Al-quran
juga menjelaskan tentang malaikat jibril seperti dalam Surat At-Takwir ayat
19-21 bahwasanya Allah berfirman: “Sesungguhnya (Al-Quran) itu adalah firman
Allah yang (dibawa) utusan yang mulia, Yang mempunyai kekuatan di sisi yang
mempunyai arsy yang tinggi derajat, di patuhi lagi di percaya”.
(At-Takwir:19-21)
Penjelasan
mengenai “utusan yang mulia” adalah malaikat Jibril sedangkan yang dimaksud
“Pemilik singgasana” adalah Rabbul’izzah (Allah).
Dalam
hadist lain Nabi Muhammad SAW. Bersabda: “sesungguhnya Allah telah menciptakan
malaikat Jibril dengan bentuk yang sangat elok. Malaikat Jibril memiliki 600
sayap dan diantara sayap-sayapnya itu terdapat dua sayap yang berwarna hijau
seperti sayap burung merak, sayap itu antara timur dan barat. Jika jibril
menebarkan hanya satu daripada beberapa sayap yang dimilikinya maka sudah cukup
untuk menutupi dunia ini”.
Malaikat
Jibril begitu terpesona memandang rupanya yang sangat menawan dan terlihat
sanagt indah, Ia pun bertanya kepada Allah: “Wahai Rabbi!, Apakah Kamu
menciptakan makhluk lain yang lebih baik dari penciptaanku?”.
Allah
SWT. Menjawab apa yang ditanyakan malaikat Jibril. “Tidak”
Setelah
mendengar jawaban itu malaikat Jibril pun bangun dan melaiksanakan ibadah
shalat dua rakaat sebagai rasa syukur kepada Allah, dan malaikat Jibril
menghabiskan waktu 20.000 tahun lamanya untuk setiap rakaat yang dikerjakannya.
Seselesai
malaikat Jibril melaksanakan shalatnya, lalu Allah berkata kepada Jibril:
“Wahai Jibril, kamu telah menyembah aku dengan ibadah yang sungguh-sungguh, dan
tidak ada satu makhluk pun yang menyembah aku seperti yang engakau kerjakan,
namun di akhir zaman nanti akan datang seorang nabi yang mulia, yang paling Aku
cintai bernama Muhammad. Dia mempunyai ummat dan selalu dalam kedaan berdosa.
Seandainya
Ummat Muhammad mengerjakan shalat dua rakaat sekalipun sebentar dan dalam
keadaan lupa sekaligus seraba dalam kekuarangan dengan pikiran yang tidak
kusyuk (melayang-melayang) dan dosa mereka pun besar, niscaya maka Demi
kemulianKu dan Demi ketinggianKu, sesungguhnya shalat mereka lebih aku cintai
daripada shalatmu. Hal itu disebabkan ummat nabi Muhammad telah melaksanakan
shalat berdasarkan perintahKu sedangkan shalat engkau Jibril bukan atas
perintahKu”.
Nabi
Muhammad SAW. Juga pernah bersabda dalam sebuah hadist menyatakan bahwa:
“Sebelah kanan sayap malaikat jibril terdapat gambar surge besertas segala
isinya termasuk bidadari-bidadari istana, pelayan dan lainnya, manakala
sayapnya yang sebelah kiri juga terlihat gambar neraka dan segala isinya yang
terdapat beberapa macam ular yang sangat berbisa, kala jengking dan neraka yang
bertingkat-tingkat serta penjaganya yang menjadi malaikat paling garang dan
ganas yaitu malaikat Malik Zabaniah”.
Sebagai
Ummat islam yang taat dan beriman kita wajib mengimani tentang keberdaan
makhluk gaib terutama malaikat-malaikat yang mendapatkan tugas dari Allah,
seperti halnya malaikat Jibril yang sudah kita baca barusan, tidak ada yang
mustahil bagi Allah dalam menciptakan sesuatu “Kun Fayakun” “ jadi maka jadilah”
Semua
ini adalah kekuasaanNya yang tak pernah bisa kita jabarkan dengan kelemahan
kita sebagai hamba Allah.
Wallahu’alam,
diambil
dari beberapa sumber terpercaya

0 Response to "Kisah Malaikat JIbril"
Posting Komentar