Jamuan Nun Syahdu

Jamuan Nun Syahdu

Teuku Abie Yoes


Biar ku cicipi sedikit madu itu
Sekalipun tak mungkin ku teguk
Aku mulai menikmati jamuan nun syahdu
Tembikar rerumputan terduduki
Dalam angkara hati
Kau peduli tapi meminta waktu menanti jawab ini
Aku mati tanpa kata
Tetap saja menjelma misteri
Sudah biarkan seteguk saja aku terbuai
Jika secangkir ku takut dimabukkan indahnya rasa
Kau bahkan tak bisa menyeduhkan secangkir nanti
Jika panas dingin kau samakan rasa maka panas dahaga dingin tetap mengisi relung ini
Mungkin salahku
Memetik bunga sebelum mekarnya
Mungkin juga benarku
Sebelum mekar bahkan wanginya semerbak waktu-waktuku
Aku durja dalam kata
Aku nestapa dalam duka
Aku menanti sekian lama
Aku tak sanggup jika kembali bertarung dengan waktu yang tak menentu itu

Dan
Biar ku cicipi embun rerumputan pagi
Sama saja, sekalipun tak wangi
Tetaplah kesejukan juga kudapati
Tak mengapa bunga tak ku singgahi
Kumbang hutan tak pantas menghinggapi bunga pesisir ini
Aku kembali dalam asa dan masa
Kembali pula pada cinta dan cita
Sampai ku tegur kalimat tanya
Berulang kali pula ku jawab dengan diam kata

Lamno | Aceh Jaya

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Jamuan Nun Syahdu"

Posting Komentar